Aku
adalah seorang yang selalu bermimpi untuk mengunjungi seluruh wilayah di
Indonesia. Mimpi ini muncul karena aku sangat menyukai yang namanya jalan-jalan.
Mimpi sejak kecil itu selalu aku ingat hingga saat ini. Tapi untuk mewujudkannya
tidaklah mudah karena aku hanyalah seorang pemuda yang berasal dari keluarga
yang sederhana. Walaupun begitu, aku tak pernah melepaskan mimpiku sejak kecil
itu dengan begitu saja. Aku tetap yakin bahwa mimpi itu dapat aku wujudkan
walaupun entah darimana aku dapat mewujudkannya.
Ketika
memasuki usia remaja, ketertarikan
terhadap budaya mulai muncul dalam diriku. Aku mulai menyadari bahwa negara ini
memiliki keanekaragaman budaya yang tersebar disetiap Provinsi bahkan Kabupaten
di dalamnya. Ketertarikan pada budaya inilah yang akhirnya menjadi motivasi
bagi diriku untuk mengunjungi seluruh wilayah di Indonesia. Dan melalui
ketertarikan ini pula aku mencari peluang bagaimana untuk mewujudkan mimpi
terbesar dalam hidupku yang aku impikan sejak masa kanak-kanak.
Salah
satu peluang yang aku temui adalah melalui perlombaan-perlombaan. Salah satu
lomba yang paling aku tekuni adalah lomba menulis karya tulis khususnya dalam
bidang menulis tentang budaya. Perjuanganku dalam mengikuti perlombaan tidaklah
mudah. Aku memulainya dari titik yang paling dasar. Melalui internet adalah
caraku untuk mempelajari bagaimana cara menulis karya tulis yang baik dan
benar. Beberapa kali ku mencoba namun selalu gagal. Namun aku tetap berupaya
sebaik mungkin untuk berhasil. Seiring dengan semangat yang tinggi untuk
mencoba, kegagalan itu semakin sering ku alami hingga pada akhirnya diriku
hampir mengalami yang namanya putus asa.
Aku
terus mendapat motivasi dari orang-orang disekitarku untuk tetap melanjutkan
apa yang aku perjuangkan selama ini hingga akhirnya harapan itu muncul lagi
pada suatu perlombaan yang sangat bergengsi. Janji pun terucap didalam hati ini
“Jika lomba yang satu ini gagal, maka aku akan berhenti untuk menulis.” Seraya
berusaha, hati ini terus berdoa untuk segala yang terbaik dalam perlombaan ini.
Hari Pengumuman pun tiba dan ternyata diriku lolos sebagai finalis dalam
perlombaan tersebut sehingga aku diundang dalam acara Final yang
diselenggarakan di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh.
Dengan
lolosnya diriku sebagai finalis bukan berarti aku terlepas dari masalah yang
silih berganti menerpa optimisme didalam hati. Masalah berikutnya datang bak
menamparku agar menghapus impian itu dalam memoriku. Masalahnya yang datang
adalah harga tiket pesawat yang harus ku beli. Aku sangat bingung akan hal itu,
di satu sisi aku hanya memiliki finansial yang “pas-pasan” untuk membeli tiket
pesawat dan satu sisi yang lain aku memiliki cita-cita untuk mengunjungi
seluruh wilayah di Indonesia untuk melihat betapa indahnya alam dan keanekaragaman
budaya yang dimiliki oleh Indonesia. Aku
berusaha mencari jasa pemesanan tiket pesawat yang murah untuk keberangkatan
ini akan tetapi aku tidak menemukannya. Perjalanan yang jauh ini membuat harga
tiket pesawat melambung tinggi karena terdapat beberapa transit didalam
rutenya. Bahkan aku berpikir untuk menggunakan transportasi darat dari Bengkulu
ke Aceh karena aku tidak ingin harapan ini pupus.
Hingga pada akhirnya rekanku
menyarankan untuk menggunakan aplikasi Traveloka. Ia menjamin bahwa aku tidak
akan pernah menyesal menggunakan layanan dari aplikasi ini. Dengan menggunakan
aplikasi Traveloka, aku menemukan harga tiket yang sesuai dengan kondisi
finansialku. Traveloka memberikan informasi tentang harga tiket pesawat yang
murah walaupun perjalanan yang ditempuh sangat jauh. Kini aku tak perlu pusing
untuk mencari harga tiket pesawat yang murah karena adanya Traveloka.
Kepercayaanku terhadap Traveloka tidak hanya sebatas Bengkulu ke Aceh melainkan
berlanjut pada perjalananku berikutnya, salah satunya ketika aku mengikuti
perlombaan yang diselenggarakan di Kota Malang, Jawa Timur. Berkat Traveloka,
aku dapat melangkahkan kakiku untuk mewujudkan mimpi masa kecilku. Traveloka Mengubah Yang Tak Bisa #JADIBISA
Traveloka Mengubah Yang Tak Bisa #JADIBISA
Reviewed by Muhamad Daffa Tisyahri Putra
on
November 19, 2017
Rating:
Reviewed by Muhamad Daffa Tisyahri Putra
on
November 19, 2017
Rating:

No comments:
Mohon Berikan Kritik, Saran, dan Komentar dengan Bijak Tanpa Menggunakan Kata Kasar dan Tanpa Isu Sara